
Pict by www.ramajbaskoro.tumblr.com
Abjad mana lagi yang harus kurangkai menjadi kata-kata yang mampu menjadi titah bagimu untuk berhenti melangkah...
Aku letih mengabaikan gerakmu, lebih letih lagi mencoba menebak arah gerakmu
Aku muak, hampir saja menjadi benci.
Apa yang dulu kusebut cinta itu sudah lama mati
Bangkainya pun telah membusuk dan terurai oleh luka
Iya, luka yang sengaja kau timbun, kini menahun dan membuncah lalu terserak menjadi serpihan yang terbawa lepas angin musiim lalu.
sudah lama sekali...
Percuma saja kau kembali untuk mengais sesuatu
sudah tidak ada apa-apa di sini
tidak juga kamu..
Kosong..
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
4 komentar:
bagus banget puisinya,, sungguh menyanyat hati.
thank u ya.. :)
mmm rasanya sedang merasakan yang sama dengan aku neh. serius
hey artia..salam kenal yah...bisa sama gitu? radar virgo sepertinya..hehe :)
Posting Komentar