Tampilkan postingan dengan label Kepingan Sajak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kepingan Sajak. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Maret 2011

Kosong..

Pict by www.ramajbaskoro.tumblr.com


Dengan bahasa apa aku harus berucap untuk membuatmu sedikit lebih mengerti...
Abjad mana lagi yang harus kurangkai menjadi kata-kata yang mampu menjadi titah bagimu untuk berhenti melangkah...
Aku letih mengabaikan gerakmu, lebih letih lagi mencoba menebak arah gerakmu
Aku muak, hampir saja menjadi benci.
Apa yang dulu kusebut cinta itu sudah lama mati
Bangkainya pun telah membusuk dan terurai oleh luka
Iya, luka yang sengaja kau timbun, kini menahun dan membuncah lalu terserak menjadi serpihan yang terbawa lepas angin musiim lalu.
sudah lama sekali...
Percuma saja kau kembali untuk mengais sesuatu
sudah tidak ada apa-apa di sini
tidak juga kamu..
Kosong..


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Jumat, 21 Januari 2011

Dear hatimu....

bisa kau catat satu hal?
ketika aku mencintaimu, aku menjagamu lebih dari aku menjaga diriku sendiri
dan ketika aku menyakitimu, aku pun menjadi lebih sakit dari sakitmu sendiri

Tertanda : hatiku.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Kamis, 20 Januari 2011

metamorfosa........




Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Langkah kakiku mungkin baru berjarak di kilometer nol sekian. Labirinku masih panjang dan berkelok-kelok, pun aku sudah terjatuh berkali-kali. Kadang aku berhenti sejenak. Bukan, aku memang berhenti agak lama. Sekedar untuk mengusap lukaku pelan-pelan dan menghimpun nafas lebih dalam. Tapi akan selalu kupastikan, untuk kembali berdiri, kembali berjalan…mungkin pelan, bisa jadi kupercepat. Sampai semua lorong kulewati, sampai jejakku penuh berpijak, hingga satu persatu kupungut mimpiku. Termasuk kau, mimpi terbaikku. :-)


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

it used to be.......


Apa kata-kataku terlalu kasar untukmu? Dulu aku pernah berkata selembut mungkin di telingamu, tapi itu cuma bisa membuatmu tersenyum, tidak bisa membuatmu jadi milikku.

Apa aku sedang lari darimu? Mungkin. Tapi aku pernah begitu mengejarmu, terus mengejarmu hingga aku terjatuh. Sakit sekali. Lukanya masih bisa kulihat. Pasti terlihat olehmu juga. Tapi untuk apa, kau hanya bisa diam, kau tetap tidak bisa menjadi milikku.

Apa aku sedang menghindarimu? Dulu aku pernah panik mencarimu, mengharap cemas dari jauh, bahwa kata-katamu masih bisa kugenggam penuh. Tapi percuma, hanya dusta yang kutelan bulat-bulat.

Apa aku kini memilih yang lain? Sudah seharusnya. Kamu pernah menjadi satu-satunya pilihanku, tapi kau sendiri yang memutuskan, bukan hatiku yang kau selamatkan. Entah hati siapa.

Tapi apa aku sanggup meninggalkanmu? Aku pernah begitu sanggup mencintaimu. Berbalik arah benar-benar tidak mudah. Aku melawan angin yang selalu menujumu. Tapi kau tahu? Angin kadang menyesatkan.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Rabu, 29 Desember 2010

"jika hidup memberiku lemon......aku akan menangkapnya dengan segelas es teh"
--> filosofi suka-suka


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
"musik kehidupan berganti mejadi senandung cadas. aku tidak suka. tapi sial. kupingku ini tak pernah berhenti mendengar, maka kunikmati saja alunannya"


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
"kamu adalah jarum satu-satunya dintara tumpukan jerami, biar berkali-kali aku melompat ke tumpukan jerami itu, sangat kecil kemungkinan hatiku akan tertusuk olehmu"


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

lagi-lagi tentang hujan



Apa aku pernah mengatakan bahwa kau itu seperti hujan? kadang kau datang dengan perlahan, kadang juga tergesa bahkan kadang bertubi-tubi dan keras menciumi tanah, lalu kau mengendap sejenak untuk kemudian pergi lagi menuju awan. iya. selalu awan yang menjadi tempatmu menetap. sesekali kau tampakkan pelangi sebagai hiburan, meski kau tahu, itu fatamorgana. tanah tak akan mampu menyentuhnya, juga menahanmu terlalu lama.

kau memang persis seperti hujan. seringkali terlalu lama kau menetap di dalam awan, hingga tanah mulai mengering dan keras, lalu debu bertebangan ke seluruh penjuru untuk mencarimu. tapi kamu, hanya bersembunyi di balik awan, menyaksikan tanah kering ini susah payah menahan terik matahari.

kemudian tiba-tiba kau jatuh. kembali menyentuh tanah, seperti meledek. hujan mungkin tak akan pernah mengerti bahwa tanah kering ini selalu memintanya untuk tak pernah kembali menuju awan. biar menetap di sini. biar tergenang menjadi banjir. biar mengotori. biar manusia tidak pernah suka. tanah kering ini sungguh tidak peduli.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
"seandainya kaki-kaki kita menjejak pada medium yang sama rata...mungkin kita tidak perlu susah payah untuk "jatuh cinta"..kita hanya perlu "cinta" saja tanpa harus terjatuh. ."


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Kamis, 23 Desember 2010

  • Hati perlu tinggal dalam kegelapan. Supaya ia tahu kondisi terang itu seperti apa. Dan dia akan memilih. Memilih untuk terus di dalam gelap. Atau mencari terang
  • Jika hatimu lebih suka dalam gelap, biarkan. dia akan belajar.
  • Hati yang cerdas itu tak takut sama gelap. Hati yang cerdas itu tak takut bergaul dengan dingin
  • Hati yang cerdas mencium luka dan mengampuni.
  • Hati yang cerdas meminum lukanya berlimpah-limpah. Menyicip darahnya sendiri. Membalutnya teratur
  • Hati yang cerdas tidak perlu buru-buru menjadi sembuh. Karena ia menghargai proses
-www.perempuansore.blogspot.com-
one of my fav blogs, love it's words a lot :-)


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Sabtu, 18 Desember 2010

"lewat diamku, aku mencintaimu dengan keras dan memaafkanmu dengan lembut jauh sebelum kau membuat kesalahan itu sendiri"


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Jumat, 17 Desember 2010

Lihat dirimu. Pohon tua yang menahan ku di semua waktumu. Rantingmu mencengkram tubuhku terlalu keras. Aku sakit. Lihat aku. Aku memang dedaun yang tak setia. mengering sebelum kemarau tiba dan jatuh luruh bersama hujan

Tapi tanah tak mengijinkanku untuk pergi jauh. Aku tetap melekat, tepat di sebelahmu berpijak, menatapmu dari bawah sampai waktu menghancurkanku, Lebur bersama tanah, menjadi santapan mulut-mulut akarmu, dan kembali menjadi helaian daun.

Jika itu terjadi, aku memilih melekat pada rantingmu yang akan lembut menopangku, bukan rantingmu yang mencengkramku kuat.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Rabu, 15 Desember 2010

Menciumi Hujan


Aku suka hujan. Aku suka bau hujan yang membentur tanah basah. Wanginya menenangkan. Tidak heran hujan bisa sewangi itu. Kau tahu komposisi air hujan? Hujan terdiri dari sekumpulan air yang menguap ke langit menjadi awan lalu tumpah menjadi titik-titik air. Sekumpulan air seperti air laut + air sungai + air kolam + air selokan + air danau + genangan air di jalan + air mata. Iya air mata. Banyak manusia menangis di bawah hujan, dengan begitu mereka tidak perlu susah payah menyeka air matanya. Semua air matanya akan luruh jatuh bersama hujan. Jatuh ke tanah, kadang ikut mengalir ke selokan, menuju ke laut luas lalu menguap ke atas langit dan turun kembali menjadi hujan.

Pantas aku menyukai hujan. Di tiap titik-titik hujan yang berderap di bumi, di situlah mengalun banyak cerita, banyak kisah banyak luka. Coba dengarkan perlahan. Hujan mengajakmu bercerita. Kau hanya perlu memasang telingamu lekat-lekat. Ritmenya tiap saat berganti. Kadang angin menyeretnya terlalu keras lalu hujan membalasnya dengan jatuh lebih banyak dan mendentum lebih keras ke tanah. Itu adalah luapan emosinya.

Lihat, kadang hujan menghadiahkan kita pelangi. Bentuknya tidak vertikal, tidak horizontal tapi membentuk lengkungan. Seperti garis bibir yang sedang bersedih. Tapi dia punya banyak warna. Merah jingga kuning hijau biru nila ungu semua berpadu menjadi satu lengkungan indah. Seperti ia ingin mengatakan bahwa sedih itu indah. Luka itu indah. Air mata itu indah.

Jadi..apa kamu mulai menyukai hujan? J



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Selasa, 14 Desember 2010


kamu seperti gulma. Aku tidak pernah (sengaja) menumbuhkanmu, tapi kau selalu saja muncul. Memenuhi sepetak lahan kosong. lahan yang dulu sempat basah dan becek karna hujan badai yang terus menerus datang. Kini lahan itu mulai mengering dan sedang kupersiapkan begitu rupa. Lalu munculah kamu. tanpa pernah (sengaja) kuharap. Lalu aku akan susah payah mencabutimu helai demi helai sampai ke akarmu. Tapi kau terus bereinkarnasi. Terus tumbuh, bahkan semakin banyak. Sepertinya kau tidak rela lahan ini kosong begitu saja. Aku menyerah. Silahkan tumbuh di mana saja. Silahkan penuhi terus semampumu. Aku akan menunggumu lelah bereinkarnasi. Aku akan menunggumu layu dan mengering sendiri, lalu mati dan perlahan menjadi pupuk yang akan menjadikan sepetak lahan ini subur.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Senin, 06 Desember 2010

Kau cemerlang diantara keruh dan debu

Aku masih bisa melihatnya. Dari balik jendela bus yang keruh dan berdebu. Tapi dia..dia masih terlihat cemerlang. Seperti sengaja duduk di bawah rindang pohon tepat di seberang mataku sambil memandangiku lekat. Sesekali tersenyum.

Mesin bus terus menderu, seperti siap untuk melaju kencang. Tapi mataku tetap tertahan pada senyummu. Begitu juga hatiku yang sengaja kutitipkan untuk kau bawa pulang. Oleh-oleh dari perjalanan hidupku yang masih menyimpan rindu untuk satu nama. Kamu.

Hapeku berdering. Pesan singkat darimu. “Hati-hati..” jemariku spontan mengetik balasan “aku ingin muntah” lalu aku menoleh padamu lagi sambil kucemberutkan bibirku. Aku masih ingin menjadikanmu tempatku manja. Dengan cepat kau balas “muntah ke orang yang duduk sebelah kamu saja”

Aku tersenyum, melirik sekilas perempuan di sebelahku yang mati-matian menahan kantuk sedari tadi. Lalu aku tertawa sambil memandangmu. Kau pun tertawa. Kita masih bisa tertawa bersama, setidaknya beberapa detik lagi sebelum bus ini benar-benar melaju.

Tiba-tiba air mata itu menetes perlahan dari pelupuk mataku. Susah payah tadi kujaga agar tidak menetes, tapi pedihku tak mungkin di bendung lagi. Aku masih rindu. Kau terlalu lama menghilang. Rasanya menahun sudah kuendus jejakmu pada tanah rindu yang basah. Kini di tengah perjalanan waktu, aku sudah menemukanmu, tapi kenyataan menyeretku untuk pergi lagi. Kali ini aku yang akan menghilang.

Dan di antara keruh dan debu jendela itulah terakhir kali mata ini menangkap bayangmu, sekarang tidak ada lagi jejakmu di tanah rindu yang basah. Semua kuhapus dengan jejakku sendiri. Firasatku benar, akan ada hari dimana kamu akan menjemputku, lalu di hari yang sama…kenyataan juga menjemputku untuk pergi.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
seorang nenek renta terbaring lemah di atas peraduan. bibirnya merintih pedih. entah virus apa yang telah menyebar ke sekujur tubuhnya sampai ia menjadi kaku. hanya mampu menggerakkan bibir..dan meneteskan air mata yang ia hapus sendiri dengan pejaman mata.

lama sekali bibirnya merekat lekat, hanya terdengar erangan sakit dari tenggorokannya. tiba-tiba mulutnya terbuka..seperti hendak mengucap sebaris kata..terbata-bata...

"dimana anak-anakku?" tanyanya pada langit-langit kosong. tidak ada yang menyahut.

itu kata-kata pertamanya setelah sunyi hampir berjam-jam lamanya , setelah air matanya habis mengering.

apa yang lebih menyedihkan dari menjadi renta dan hanya berteman sepi? tapi toh dia tetap seorang ibu yang sekalipun tidak akan pernah mengucap sesal telah melahirkan manusia lewat rahimnya, walaupun manusia-manusia itu kini tidak pernah ada di dekatnya untuk menemani hari-hari senjanya.

akan ada waktu dimana kita tidak akan dapat lagi untuk menjaganya...entah kita atau dia yang lebih dulu kehabisan waktu di dunia. maka jagalah sepenuh sisa waktumu kini. untuk dia. IBU.

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Maukah kakimu menggantikanku melangkah di saat kaki ini terlalu ringkih untuk berdiri tegak?

Maukah tanganmu berjaga tepat dibelakang punggungku, menopangku di saat aku jatuh sewaktu-waktu?

Maukah bahumu menetap lekat di sebelah bahuku, menjadi alas ternyaman untuk kepalaku bersandar?

Maukah kamu??


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Aku ingin seperti pelangi yang tetap menyala warna, tepat setelah hujan badai mereda....

Aku ingin menjadi komet yang seberapa cepat aku melesat, gerakku tetap dinanti....

Aku ingin menjadi gerhana yang tetap ingin kau lihat walau aku gelap dan merusak mata...






Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Selasa, 30 November 2010

Aku pernah berlari..sembunyi di ribuan bilik. Berharap kau tak kan pernah lagi menangkap bayangku. Kini aku meringkuk gelisah. Karena kau tak lagi mengetuk satu bilik pun tempat persembunyianku. Kau tahu aku hanya pura-pura tuli. Tapi telingaku menyimpan suaramu rapat-rapat. Kau tahu aku hanya pura-pura bisu. Tapi mataku tak henti bercerita tentang kita. kini aku siap membuka pintu persembunyianku. walau setelah itu kau akan membantingnya sekalipun.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer