Harusnya kau tahu kalau aku terlalu takut untuk jatuh cinta. Aku benci berharap, aku malas merindu, aku jera patah hati. Harusnya kau tahu aku selalu membungkus hatiku rapat-rapat dan tak pernah sedikitpun kubiarkan celah menganga di sana. Biar tidak ada yang melirik, biar tidak ada yang coba mengambil, biar saja tetap ditempatnya.
Harusnya aku tahu aku bisa lebih terjaga. Harusnya mata ini lebih awas. Bukan, harusnya hati ini yang lebih waspada untuk tidak mudah terjatuh. Oh, aku pikir tadinya aku hanya akan terpeleset kecil. Bukan jatuh terperosok sedalam ini. Aku mengalah pasrah. Aku memang jatuh cinta.
Harusnya aku bisa lebih cermat memilih kemana hatiku akan jatuh, kapan, bagaimana, mengapa. Harusnya aku biarkan hatiku jatuh pada tangan yang akan menangkapnya utuh. Bukan sekedar menangkap, tapi juga menggenggamnya erat.
Harusnya bukan kepadamu hatiku jatuh. Harusnya bukan kepadamu mataku tertahan. Harusnya bukan kepadamu jantungku berdetak cepat. Harusnya kurenggut kembali hatiku sebelum terberai perlahan.
Karena harusnya aku tahu. Nanti akan ada satu masa..hatiku akan patah. Lagi. Seperti yang sudah-sudah.
Free Template Blogger
collection template
Hot Deals
BERITA_wongANteng
SEO
theproperty-developer
Sabtu, 16 Juli 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
3 komentar:
I Know you're a wonderfull...te_uW menulis,,tak tunggu setiap tulisanmu
mana tulisan lainya
Bismillah
yang terbaek plhan Allah,carilah dngan cara yang halal tentu hasilny akan memuaskan
kalau memang jdoh tak kan kemana.(A12)
Posting Komentar