
Mungkin kapasitas cintamu terlalu sedikit untuk menampung order cintaku, hingga hatimu overloaded dan butuh sekian banyak waiting time untuk me-loading satu per satu cintaku.
Mungkin dies hatimu seperti puzzle yang butuh waktu proses cukup banyak untuk men-setting satu persatu part hingga menjadi satu dies utuh yang siap menempa material demi material cintaku.
Mungkin hatiku benar-benar dalam masa downtime hingga butuh uluran tangan maintenance handal untuk memperbaikinya lagi, atau supervisor yang cerdik untuk mengkontrol bagaimana system hatiku berproses.
Mungkin hatiku terlanjur crack, gompal, scratch dan defect mengerikan lain hingga tak ada yang sanggup me-repairnya, sampai terlabelkan rejected dan harus berakhir menjadi puing-puing scrap.
Mungkin cycle time lini pembulu darahku tidak balance hingga tidak mampu men-unloading cintamu dengan cepat dan akhirnya harus tertahan menjadi work in process abadi di hatiku.
Mungkin benar hatiku butuh re-layout dan improvement di sana-sini setelah porak poranda diterjang badai dahsyat cintamu.
Mungkin kau masih bingung untuk memberiku label “not good” atau “ok” hingga akhirnya hatiku hanya tersimpan di sudut ruang store hatimu, bercampur dengan debu.
Mungkin hatiku harus kubekali alat pelindung diri dari baja yang ampuh dulu sebelum memutuskan untuk jatuh pada cintamu.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
2 komentar:
wew.. bahasanya pake istilah industri semua.. :)
keren euy..
Fabulous..
Tulisan bagus ma,,Pake riset lagi nulisnya
Posting Komentar