Senin, 06 Desember 2010

seorang nenek renta terbaring lemah di atas peraduan. bibirnya merintih pedih. entah virus apa yang telah menyebar ke sekujur tubuhnya sampai ia menjadi kaku. hanya mampu menggerakkan bibir..dan meneteskan air mata yang ia hapus sendiri dengan pejaman mata.

lama sekali bibirnya merekat lekat, hanya terdengar erangan sakit dari tenggorokannya. tiba-tiba mulutnya terbuka..seperti hendak mengucap sebaris kata..terbata-bata...

"dimana anak-anakku?" tanyanya pada langit-langit kosong. tidak ada yang menyahut.

itu kata-kata pertamanya setelah sunyi hampir berjam-jam lamanya , setelah air matanya habis mengering.

apa yang lebih menyedihkan dari menjadi renta dan hanya berteman sepi? tapi toh dia tetap seorang ibu yang sekalipun tidak akan pernah mengucap sesal telah melahirkan manusia lewat rahimnya, walaupun manusia-manusia itu kini tidak pernah ada di dekatnya untuk menemani hari-hari senjanya.

akan ada waktu dimana kita tidak akan dapat lagi untuk menjaganya...entah kita atau dia yang lebih dulu kehabisan waktu di dunia. maka jagalah sepenuh sisa waktumu kini. untuk dia. IBU.

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

0 komentar:

Posting Komentar