Hari ini, ada dua kejadian penting dalam hidupku. Pertama masalah gempa tadi subuh, kedua siang ini, tepatnya jam 10.00, seseorang dengan akun twitter @binanners mengirimkan sebuah link yang kalimatnya begini :
“Hallo @irmathreea sepertinya kamu butuh baca artikel di http://www.binan.us/ deh, makasih :)”
Nah, karna penasaran, akhirnya aku buka juga deh link itu. Dan apakah gerangan isi dari website tersebut?? *drumroll*…….tadaaa!!!
“INDONESIAN GAY COMMUNITY PORTAL & ONLINE MAGAZINE”
Dari sekian banyak populasi di Indonesia….why me??? Oh aku inget, beberapa saat sebelum aku dapet web itu, aku sempet nge-twit tentang gay, gara2 kasus istri yang ternyata laki-laki yang lagi heboh belakangan itu. Apa jangan-jangan gara-gara nge-twit tentang itu terus aku dapet kiriman link ini? tapi link-nya lucu juga.. *Eh*
Jadi di web ini, para gay bisa curhat apa aja tentang kehidupan percintaan, gini contohnya :
Kalo pengen hubungan yang serius yang ga didasari atas sex dan duit mah emang kudu hati-hati. Ga bisa juga cepat-cepat mutusin mo jadian sama seseorang. Emang cilakanya menurut pengamatan gw seringnya cong jadian jadian terlalu cepat, baru tau ASL STAT dan FB aja udah pada berani bilang "mo jadi pacar gw gaaak". Bahkan gw pun mengalaminya beberapa kali, dipropose di kencan pertama. Dia bahkan belum tau apa-apa tentang gw dan gw mau nya apa! Nekad ga siih...
Beberapa kali kencan tentunya ga masalah, toh ML juga bisa tanpa harus jadian kaaan. Yang penting kan komitmen awalnya untuk penjajakan. Tentunya pas penjajakannya cukup sama satu orang aja, kalo penjajakan sekaligus beberapa orang itu namanya penjahat kelamin xixixi.. Satu sama lain harus saling terbuka dan jujur. Nanti kalo dirasa-rasa udah mantap baru deh jadian, jalanin deh tuh komitmen lebih serius lagi.
Ok, masih ada terusannya sebenernya, tapi udah nggak kuat ngebacanya! Jadi panggilan “cong” ini mungkin sama kayak “gan” di kaskus ya, terus apa itu kutcjing? ASL STAT?? dan ini kenapa solusi yang dikasih begitu??!
Jadi inget dulu waktu SMA pernah punya sepasang temen gay, yang satu temen dari SD, satu komplek pula rumahnya, yang satunya lagi temen dari SMP, lumayan akrab. Yang temen dari SD ini, sebut aja “kumbang” (*kenapa harus kumbang?) jadi dia dari SD emang udah keliatan melambai, dia juga lebih suka main sama anak2 cewek, mungkin karna suka diledekin sama anak2 cowok juga ya, pas SMA yang aku tau dia ikutan semacam pemilihan model-model gitu, secara emang ganteng, jadi aku pikir ni anak udah insaf gitu. Nggak tau gimana ceritanya dia bisa pacaran (secara diam-diam tentunya) sama si “belalang” (punya usul sebutan lain? -__-“), temen SMP-ku. Denger-denger hubungan mereka udah kelewat batas. Aku pura-pura nggak ngerti aja deh, sampe si kumbang nelponin aku nanyain tentang si belalang, katanya si belalang nggak bisa dihubungin, aku curiga mereka lagi berantem. Si kumbang sampe memohon-mohon biar aku bisa hubungin si belalang, dia bilang..
Kumbang : “aduh..plis..plis tolong hubungin dia ya..aku butuh banget soalnya”
Aku : *menelan ludah sebanyak-banyaknya* *speechless*
Pertengkaran diantara mereka sungguh absurd karna dua-duanya adalah laki-laki yang lagi kasmaran.
Baiklah, aku di sini nggak akan men-judge siapa pun. Orang punya kehidupan masing-masing dan kita nggak pernah tahu apa yang dialami mereka di dalam hidupnya sampai orientasi seksual mereka melenceng kayak gitu.kadang kasihan juga sama mereka, karena banyak yang ngerasa kayak terjebak dalam tubuh yang salah, banyak juga yang di bully, di ledekin gara-gara sikap mereka yang melambai itu, tapi yang bikin sedih adalah kalo gay/lesbi ini jadi salah satu faktor meningkatnya free sex, drugs, AIDS,dll.
Dan dapet link web seperti ini malah bikin tambah prihatin. Kenapa keburukan kok disebarluaskan? kenapa seseorang ingin membagi kerusakan moral? mungkin banyak yang berpikir “look who’s talking!” ok, aku bukan orang suci, dan nggak akan pernah bisa jadi orang suci, tapi kalo semua orang di dunia berusaha mendobrak batas liberalisme, cepet hancur kita!!
Let’s free our self, in a positive way!
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
4 komentar:
ini mungkin jadian itu kayak nikah ya, trus yang namanya penjajakan itu kayak pacaran ya? koq jadian kudu mikir bibit bebet ama bobotnya.
heeemm ternyata mereka menjalani hubungan itu 1 tingkat lebih tinggi dari kita ya..
Dear Irma,
Sayang, saya atas nama binan.us minta maaf yang sebesar-besarnya yah kalau kamu merasa terganggu dengan mention tweet yang kami kirimkan. Sungguh, yang kami lakukan tersebut bukanlah sebagai bentuk kesengajaan, kami hanya ingin [berusaha] mengedukasi masyarakat ketika mereka menggunakan beberapa kata (yang terkait dengan gay tentunya) yang biasanya digunakan dalam konteks yang tidak konstruktif melainkan sebaliknya seperti hinaan, cacian, makian, atau bentuk lain yang seolah-olah 'komunitas kami' memang layak untuk direndahkan.
Benar sekali, binan.us adalah sebuah media maya yang kami gunakan sebagai komunitas menulis dan juga online magazine bagi gay Indonesia, seperti tagline yang kami gunakan, tidak sedikitpun niatan negatif yang kami bawa untuk hal ini terlebih seperti yang kamu bilang, menyebarluaskan keburukan :) oh no honey definitely not.
Kami juga tidak butuh belas kasihan dari siapapun, yang kami butuhkan hanyalah sebentuk sikap saling menghargai sesama umat manusia dimana setiap komponennya harus mampu memanusiakan manusia laiknya manusia, tidak dicap sebagai sumber segala masalah, apalagi penyakit :)
Well ok, free sex, drugs, AIDS, dll memang banyak kasus yang ditemui pada kaum gay, tapi apakah kamu yakin jumlah (pelaku/penderita) nya jauh lebih banyak dari non-gay?
Untuk AIDS misalnya, yang saya tahu potensi terjangkitnya memang 3 kali lebih besar daripada non gay, tapi jumlah penderitanya tetap lebih banyak ditemui pada kasus-kasus non gay. Ini masalah klasik sebenarnya ketika di Amerika sana sekitar tahun 70-an seorang pejuang hak-hak kemanusiaan untuk gay, Bpk. Harvey Milk berusaha menduduki posisi dijajaran pemerintahan lokal untuk menyuarakan hak-hak asasi bagi kaum gay dan menolak pemberitaan bahwa kaum gay adalah sumber penyebaran penyakit AIDS :)
Dalam kondisi inilah banyak sekali penyuluhan-penyuluhan AIDS yang biasanya ditujukan untuk kaum gay, lesbian, biseksual, dan transgender, lebih karena melihat potensi yang lebih besar tadi, bukan karena jumlah penderitanya yang lebih banyak. Ngga perlu dijelasinlah bagaimana proses penyebarannya, karena saya yakin kamu ngga akan tertarik juga kan :)
Terkait curhatan yang kamu kutip diatas, kita sama-sama tahu, pola pikir masyarakat kita tentang gay lebih kuat untuk dinilai sebagai perilaku negatif, bukan rahasia umum ketika banyak gay-gay remaja yang menjajakan tubuhnya demi uang, demi melengkapi kebutuhan lifestyle-nya, banyak juga yang menjalani kehidupan gay-nya hanya untuk mendapatkan kesenangan-kesenangan seksual dengan cara bergonti-ganti pasangan (ini yang dianggap sebagai pemicu utama penyebaran HIV), dll.
Untuk itu kami mengenal istilah 'berkomitmen', menjalani kehidupan gay hanya dengan satu pasangan. Dikalangan gay belum banyak loh yang suka dengan kehidupan 'berkomitmen', tidak bedanya dengan non-gay juga kan? masih banyak juga kok ditemui sekelompok masyarakat yang tidak suka dengan kehidupan 'berkomitmen' :)
Intinya pola kehidupan gay dan non-gay tidak jauh berbeda,yang membedakan hanyalah orientasi, kepada siapa dia memiliki ketertarikan dalam menjalani kehidupan seksualnya, kepada sesama atau yang berlawanan jenis, itu saja.
Masalah norma dan agama, akan cukup sulit mencari titik temu tentang kesepahaman beragama tiap manusia, for me myself, agama itukan hubungan antara hamba dan Tuhan yang kemudian terimplementasi dalam kehidupan keseharian seseorang, dan tidak seorang anak manusiapun yang memiliki hak penghakiman terhadap manusia yang lainnya.
Yang perlu diketahui dan dipahami bersama, gay bukan pilihan hidup dan gay bukan juga gaya hidup. gay hanyalah sebentuk orientasi seksual yang 'untuk saat ini' masih dianggap tabu dan belum secara luas diterima oleh masyarakat :)
Terima kasih telah memberi perhatian khusus untuk kehidupan gay khususnya binan.us ya sayang, semoga kita bisa saling menghargai dan menjalani kehidupan masing-masing tanpa harus ada friksi yang memaksa kehidupan kita masing-masing menjadi tidak nyaman.
Salam,
Binan.us
Information Officer
dear binan.us, maaf ya sebelumnya kalau memang apa yang saya post di blog saya membuat kalian tersinggung. nggak ada maksud seperti itu, tentang keberadaan kaum gay saya sendiri nggak ada masalah sama sama sekali, itu pilihan hidup masing-masing orang.
saya sendiri sudah pernah baca hampir semua isi website anda, saya sempat terenyuh dengan video seorang gay yang memilih menjadi warga negara amerika dari pada WNI, karena di negara kita masih tidak diakui. bukan..saya bukan kasian, saya cuma ikut prihatin karena kenapa gay dan lesbi masih disangsikan di negara kita padahal jelas-jelas itu nyata dan ada.
jadi, bukan gay / lesbi yang saya permasalahkan,saya lebih concern ke surat pembaca yang dimuat di website anda yang kebetulan saya baca, CMIIW about that.
saya takut kalau ini diperdebatkan jadi seperti kita jalan ke arah yang bersilangan, nggak ada titik temu, dan saya pun setuju dengan kalimat terakhir anda, semoga kita bisa saling menghargai, sekali lagi saya minta maaf atas ketidaknyamanan anda... :)
Posting Komentar